GRESIK – KABAR NUSANTARA ID Semangat memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 diwujudkan secara nyata oleh Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melalui penyelenggaraan program PIPAS Mengajar di TK Banjarsari Asri, Kabupaten Gresik, pada Jumat (24/7/2026).
Program tersebut menjadi implementasi kepedulian PIPAS terhadap dunia pendidikan anak usia dini sekaligus mempertegas komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas melalui penguatan karakter, moral, dan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kegembiraan, dan interaksi yang akrab antara anggota PIPAS dengan para peserta didik. Dengan metode pembelajaran yang komunikatif dan menyenangkan, anak-anak diajak memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, menjaga kebersihan, menghormati orang tua dan guru, saling menghargai sesama, serta membangun rasa percaya diri sebagai bekal dalam menata masa depan.
Seluruh materi dikemas menggunakan pendekatan edukatif yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Berbagai permainan edukatif, cerita inspiratif, kegiatan bernyanyi, diskusi ringan, hingga aktivitas kelompok menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan tanpa menghilangkan suasana belajar yang menyenangkan.
Antusiasme para siswa terlihat sejak awal hingga berakhirnya kegiatan. Keceriaan, semangat belajar, serta keberanian anak-anak dalam berpartisipasi menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis interaksi mampu memberikan pengalaman belajar yang positif sekaligus memperkuat perkembangan karakter mereka.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan bahwa kegiatan PIPAS Mengajar merupakan bagian dari komitmen keluarga besar pemasyarakatan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan karakter.
Menurutnya, pembentukan karakter tidak dapat ditunda dan harus dimulai sejak usia dini karena menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang cerdas, berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
> “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga, lindungi, dan dampingi agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Eko Widiatmoko.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional pada masa mendatang sangat bergantung pada kualitas karakter generasi muda. Oleh sebab itu, pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan pendidikan akademik agar lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki integritas, empati, serta tanggung jawab sosial.
Lebih dari sekadar kegiatan mengajar, program ini mencerminkan transformasi peran PIPAS sebagai organisasi sosial yang aktif membangun kolaborasi dengan masyarakat. Kehadiran PIPAS di lingkungan pendidikan menunjukkan bahwa insan pemasyarakatan memiliki kepedulian yang kuat terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter anak sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa.
Kolaborasi antara PIPAS, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, inklusif, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi penerus. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya belajar, memperluas ruang kreativitas, sekaligus menanamkan nilai gotong royong, toleransi, serta cinta tanah air sejak usia dini.
Momentum Hari Anak Nasional 2026 juga menjadi pengingat bahwa pemenuhan hak anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini diyakini akan memberikan dampak besar terhadap kualitas generasi Indonesia di masa depan.
Melalui PIPAS Mengajar, PIPAS Cabang Rutan Kelas IIB Gresik kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, pembinaan karakter, dan pemberdayaan generasi muda.
Dengan mengusung semangat “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, PIPAS berharap kegiatan ini mampu menginspirasi berbagai pihak untuk terus memperkuat budaya pendidikan karakter yang inklusif, humanis, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kreatif, berintegritas, berakhlak mulia, serta siap menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 (Dd).













