SIDOARJO – KABAR NUSANTARA ID Dunia perdagangan internasional yang selama ini hanya dipelajari melalui teori di ruang kelas, kini hadir secara nyata di hadapan mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) Surabaya. Melalui kunjungan akademik ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, Selasa (7/7/2026), mahasiswa Fakultas Hukum serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis mendapatkan pengalaman langsung memahami peran besar Bea Cukai dalam menjaga denyut ekonomi nasional.
Bertempat di Auditorium Bung Tomo Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara dunia akademik dan praktik pemerintahan. Para mahasiswa tidak hanya menerima materi teoritis, tetapi juga melihat bagaimana hukum, ekonomi, dan kebijakan perdagangan diterapkan dalam aktivitas kepabeanan serta pengawasan barang yang melintasi batas negara.
Kunjungan ini membuka wawasan mahasiswa mengenai posisi strategis Bea Cukai sebagai institusi yang memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga kelancaran arus perdagangan internasional, mengawal penerimaan negara, serta melakukan pengawasan terhadap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu perekonomian nasional.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa setiap aktivitas ekspor dan impor memiliki rangkaian aturan yang harus dipenuhi. Mulai dari pelayanan kepabeanan, pengawasan barang masuk dan keluar wilayah Indonesia, hingga upaya pencegahan terhadap peredaran barang ilegal menjadi bagian dari tugas besar Bea Cukai dalam menjaga kepentingan negara.
Mahasiswa Dibekali Wawasan Perdagangan Global dan Penegakan Hukum
Sesi utama kegiatan menghadirkan pemaparan dari Wahyu Ramadhan dari Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat. Dalam penyampaian yang komunikatif, ia menjelaskan berbagai aspek mengenai fungsi Bea Cukai dalam sistem perdagangan global.
Mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang mekanisme ekspor-impor, proses pelayanan kepabeanan, strategi pengawasan terhadap barang ilegal, serta kebijakan cukai yang memiliki hubungan erat dengan kepentingan masyarakat dan perekonomian negara.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara berlangsung. Berbagai pertanyaan disampaikan mahasiswa terkait tantangan perdagangan internasional, peran penegakan hukum dalam menjaga arus barang, serta bagaimana generasi muda dapat mengambil bagian dalam membangun sistem ekonomi yang lebih transparan dan berintegritas.
Diskusi yang berlangsung menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki ketertarikan besar terhadap isu-isu ekonomi nasional, khususnya yang berkaitan dengan perdagangan global dan tata kelola pemerintahan.
Aksi Unit K-9 Bea Cukai Jatim I Jadi Momen Paling Dinanti
Suasana kegiatan semakin menarik ketika Unit K-9 Bea Cukai Jawa Timur I menghadirkan demonstrasi kemampuan anjing pelacak di hadapan para peserta.
Aksi sigap dan terlatih Unit K-9 dalam menjalankan tugas pengawasan berhasil memukau mahasiswa dan dosen yang hadir. Demonstrasi tersebut memperlihatkan bagaimana kemampuan khusus satwa pelacak menjadi salah satu instrumen pendukung dalam memperkuat pengawasan kepabeanan.
Bagi para mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang berbeda karena mereka dapat melihat langsung penerapan teknologi pendukung dan metode operasional yang digunakan petugas dalam menjalankan tugas di lapangan.
Pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) membuat kegiatan tersebut terasa lebih hidup. Mahasiswa tidak hanya memahami konsep melalui teori, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai tantangan, tanggung jawab, dan profesionalisme yang dibutuhkan dalam menjaga sektor perdagangan negara.
Menyiapkan Generasi Muda Berintegritas untuk Ekonomi Masa Depan
Kunjungan akademik UPH Surabaya ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai hubungan antara hukum, ekonomi, dan perdagangan internasional.
Pengalaman yang diperoleh diharapkan mampu menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. Selain kemampuan akademik, kegiatan tersebut juga menanamkan nilai penting mengenai integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab sosial.
Generasi muda tidak hanya dituntut memahami perkembangan ekonomi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut menjaga tata kelola perdagangan yang sehat dan berkeadilan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UPH Surabaya diharapkan mampu tumbuh sebagai calon pemimpin masa depan yang memiliki wawasan luas, karakter kuat, serta komitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam mengawal kemajuan ekonomi dan perdagangan Indonesia (Dd).













