Sidoarjo – Kabar Nusantara Id Lembaran baru pemerintahan Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo resmi dimulai. Setelah dilantik oleh Bupati Sidoarjo bersama Wakil Bupati Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Senin (29/6/2026), Rokhayani, S.Sos. langsung menyampaikan komitmennya untuk mengawal pembangunan desa melalui tata kelola pemerintahan yang profesional, pelayanan publik yang berkualitas, serta penguatan ekonomi masyarakat selama masa kepemimpinannya delapan tahun ke depan.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, unsur Forkopimda, para camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Momen tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan baru yang membawa harapan besar bagi masyarakat Desa Suko untuk terus berkembang sebagai desa yang maju, aman, mandiri, dan sejahtera.
Usai prosesi pelantikan, Rokhayani menegaskan bahwa seluruh program pembangunan yang akan dijalankan tidak dapat berhasil tanpa dukungan penuh dari perangkat desa dan partisipasi aktif masyarakat. Ia menilai semangat kolaborasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Visi kami adalah membawa Desa Suko menjadi desa yang semakin maju, aman, dan sejahtera. Seluruh perangkat desa harus bergerak bersama sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Rokhayani.
Dalam menjalankan roda pemerintahan, ia menempatkan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai prioritas utama. Menurutnya, pemerintah desa harus mampu menghadirkan pelayanan administrasi yang cepat, ramah, transparan, akuntabel, dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.
Rokhayani menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan cerminan kualitas pemerintahan desa. Oleh sebab itu, pembenahan sistem pelayanan akan terus dilakukan agar masyarakat memperoleh kemudahan dalam setiap pengurusan administrasi maupun kebutuhan pelayanan lainnya.
“Kami ingin masyarakat merasakan pelayanan yang lebih baik dari sebelumnya. Pemerintah desa harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang memberikan kepastian, kemudahan, dan kenyamanan dalam setiap pelayanan,” katanya.
Selain pembenahan pelayanan, penguatan sektor ekonomi masyarakat juga menjadi salah satu fokus utama kepemimpinannya. Rokhayani menilai keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Ia menjelaskan bahwa Desa Suko telah memiliki koperasi yang menjadi aset penting dalam mendukung aktivitas ekonomi warga. Ke depan, koperasi tersebut akan dioptimalkan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi melalui peningkatan akses permodalan, pendampingan usaha, pengembangan produk lokal, hingga perluasan peluang pemasaran bagi pelaku UMKM.
“Koperasi desa harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Kami ingin keberadaannya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” jelasnya.
Tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik dan ekonomi, Rokhayani juga menegaskan bahwa kekuatan terbesar Desa Suko terletak pada persatuan masyarakatnya. Ia mengajak seluruh warga untuk mengakhiri seluruh perbedaan yang muncul selama proses demokrasi desa dan kembali membangun kebersamaan demi kepentingan bersama.
Menurutnya, budaya guyub rukun, gotong royong, dan saling menghormati harus terus dipertahankan sebagai modal sosial dalam menjalankan seluruh program pembangunan desa.
“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan. Tidak ada lagi sekat di antara masyarakat. Kita harus berjalan searah, saling mendukung, dan bergandengan tangan agar Desa Suko menjadi desa yang semakin maju, aman, dan sejahtera,” ungkapnya.
Rokhayani optimistis, sinergi antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pelaku UMKM, dan seluruh elemen warga akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Pelantikan Kepala Desa Suko ini sekaligus menjadi awal dari komitmen menghadirkan pemerintahan desa yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal, serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis melalui budaya gotong royong.
Dengan visi yang menempatkan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, dan persatuan masyarakat sebagai tiga pilar utama pembangunan, kepemimpinan Rokhayani diharapkan mampu membawa Desa Suko menjadi salah satu desa yang unggul, inovatif, mandiri, dan berdaya saing di Kabupaten Sidoarjo, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat selama delapan tahun mendatang (Dd).













