Sidoarjo, 25 Juni 2026 – Kabar Nusantara Id Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur menggelar apel pagi pegawai di Sidoarjo yang berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat pengabdian. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin kedinasan, tetapi juga menjadi momentum penting pemberian penghargaan kepada petugas Lapas Kelas I Surabaya yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lingkungan pemasyarakatan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kusnali, sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, ketelitian, serta integritas petugas dalam menjaga keamanan dan memastikan tidak ada barang terlarang yang berhasil masuk ke dalam lapas. Keberhasilan ini kembali menegaskan bahwa sistem pengamanan pemasyarakatan sangat bergantung pada ketegasan, kewaspadaan, dan profesionalisme petugas di lapangan.
Dalam arahannya, Kusnali menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh dipandang sebagai capaian individu semata, melainkan sebagai cerminan budaya kerja yang harus terus diperkuat di seluruh jajaran pemasyarakatan Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya disiplin tinggi, konsistensi dalam menjalankan prosedur, serta kewaspadaan berlapis dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang terus berkembang.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa integritas, keberanian, dan profesionalisme adalah fondasi utama dalam menjaga keamanan pemasyarakatan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas yang telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ini. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus memperkuat pengawasan dan memastikan tidak ada celah sekecil apa pun yang dapat dimanfaatkan untuk memasukkan narkoba ke dalam lapas,” tegas Kusnali.
Ia juga mengingatkan bahwa pola dan modus penyelundupan narkotika di lingkungan pemasyarakatan semakin kompleks dan terus berkembang, sehingga menuntut peningkatan sistem pengawasan yang lebih adaptif, responsif, dan terintegrasi. Menurutnya, keberhasilan pencegahan hanya dapat dicapai jika seluruh petugas memiliki komitmen yang sama dalam menjaga standar operasional prosedur secara ketat dan konsisten.
Lebih lanjut, Kusnali menekankan bahwa kekuatan utama dalam menjaga keamanan bukan hanya terletak pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, kepekaan, dan keteguhan dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan pengamanan.
Momen pemberian penghargaan tersebut sekaligus menjadi penguatan moral bagi seluruh jajaran Ditjenpas Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas kerja, mempererat koordinasi, serta memperkuat komitmen dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan semangat “zero toleransi terhadap narkoba”, Kanwil Ditjenpas Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pemasyarakatan yang semakin aman, bersih, dan berintegritas. Seluruh petugas diharapkan terus menjadi benteng utama yang kokoh dalam menjaga marwah institusi dari berbagai ancaman gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya peredaran gelap narkotika (Dd).













