SIDOARJO –KABAR NUSANTARA ID Komitmen memperkuat sinergi lintas sektor sebagai fondasi menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan efektivitas pengawasan, serta mendukung percepatan pembangunan nasional kembali ditegaskan melalui silaturahmi Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, dengan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I, Rusman Hadi, di Kantor Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I, Jalan Raya Bandara Juanda Nomor 39, Semambung, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Senin (20/7/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan mencerminkan komitmen kuat kedua institusi negara untuk terus mempererat koordinasi serta membangun kolaborasi yang semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan strategis di Jawa Timur. Dalam kunjungan itu, Danrem didampingi Kasiintel Kasrem 084/Bhaskara Jaya dan Dantim Intel Korem 084/Bhaskara Jaya.
Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari penyelundupan barang ilegal, peredaran barang terlarang, kejahatan lintas wilayah, hingga ancaman yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi kunci utama untuk membangun sistem pengawasan yang efektif sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.
> “Silaturahmi ini bukan sekadar mempererat hubungan antarinstansi, tetapi juga membangun komitmen bersama untuk saling mendukung sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Dengan komunikasi yang baik, koordinasi akan semakin efektif dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah Jawa Timur,” ujar Brigjen TNI Kohir.
Menurut Danrem, keamanan merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan. Stabilitas wilayah yang terjaga akan memberikan kepastian bagi dunia usaha, memperkuat iklim investasi, memperlancar aktivitas perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ia menegaskan, Korem 084/Bhaskara Jaya akan terus mendukung berbagai program pemerintah melalui penguatan koordinasi lintas sektor bersama seluruh instansi, termasuk Bea Cukai, sehingga setiap tantangan di bidang pengawasan dan penegakan hukum dapat diantisipasi secara cepat, tepat, dan terintegrasi.
Selain itu, Brigjen TNI Kohir berharap hubungan harmonis yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi yang intensif, pertukaran informasi strategis, serta pelaksanaan berbagai program kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I, Rusman Hadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danrem beserta rombongan. Menurutnya, sinergi dengan TNI memiliki arti penting dalam memperkuat pelaksanaan tugas Bea Cukai, khususnya pada bidang pengawasan kepabeanan dan cukai, penegakan hukum, pencegahan penyelundupan, serta perlindungan terhadap penerimaan negara.
Rusman Hadi menjelaskan bahwa Jawa Timur merupakan salah satu pusat aktivitas industri, perdagangan, pelabuhan, logistik, dan distribusi barang terbesar di Indonesia. Tingginya mobilitas barang tersebut memerlukan koordinasi lintas instansi yang semakin erat agar pengawasan dapat berjalan optimal tanpa menghambat kelancaran arus perdagangan yang sah.
Ia menambahkan, kolaborasi yang kuat antara Bea Cukai dan TNI akan semakin mempercepat pertukaran informasi, meningkatkan efektivitas langkah-langkah preventif, serta memperkuat respons terhadap berbagai potensi pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.
Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk memperkuat komunikasi kelembagaan, membahas penguatan koordinasi operasional, serta mengembangkan berbagai bentuk kerja sama sesuai kewenangan masing-masing institusi dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung keberhasilan pembangunan nasional.
Sebagai simbol semakin eratnya hubungan kelembagaan, kegiatan diakhiri dengan pertukaran cendera mata dan sesi foto bersama. Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen bersama antara Korem 084/Bhaskara Jaya dan Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi, serta menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur.
Melalui kolaborasi yang semakin solid, diharapkan berbagai tantangan di bidang keamanan, pengawasan, dan penegakan hukum dapat diantisipasi secara lebih efektif. Sinergi tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan wilayah, mendukung kelancaran investasi dan perdagangan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong terwujudnya Jawa Timur yang aman, maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Komitmen bersama yang terus diperkuat antara TNI dan Bea Cukai menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan pilar strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, transparan, dan berintegritas, sekaligus mendukung terciptanya pembangunan nasional yang berkelanjutan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara (Dd).













