“Garda Senyap Ditjenpas Jatim Diapresiasi: Empat Petugas Berhasil Gagalkan Upaya Narkoba di Lapas dan Rutan”

Oplus_131072

Sidoarjo –Kabar Nusantara Id Komitmen Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur dalam menjaga integritas serta memperkuat keamanan lingkungan pemasyarakatan kembali ditunjukkan melalui pemberian penghargaan kepada empat pegawai berprestasi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kusnali dalam apel pagi di kantor wilayah, Kamis (2/7), sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

Empat pegawai penerima penghargaan terdiri dari satu petugas Lapas Kelas I Surabaya dan tiga petugas Rutan Kelas I Surabaya. Mereka dinilai berhasil menunjukkan kewaspadaan tinggi, ketelitian, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pengawasan sehingga mampu mencegah masuknya narkotika ke dalam lingkungan pemasyarakatan di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kusnali menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan jajaran Ditjenpas Jawa Timur dalam menutup seluruh ruang bagi peredaran narkoba di dalam lapas maupun rutan. Ia menyampaikan bahwa capaian ini tidak terlepas dari kedisiplinan petugas dalam menjalankan tugas berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku serta dilandasi integritas yang kuat.

“Tidak ada toleransi terhadap barang terlarang di dalam lapas dan rutan. Keberhasilan penggagalan ini menunjukkan bahwa petugas kita bekerja dengan baik dan memiliki komitmen yang sama dalam menjaga marwah pemasyarakatan. Prestasi ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan sistem keamanan tidak hanya bergantung pada fasilitas pendukung seperti kamera pengawas, melainkan sangat ditentukan oleh kualitas dan integritas sumber daya manusia yang bertugas di lapangan.

“CCTV tidak bisa melarang atau menghentikan seseorang melakukan pelanggaran. Yang mampu mencegah pelanggaran adalah integritas, kedisiplinan, dan kepatuhan setiap petugas terhadap aturan. Karena itu, bangun budaya kerja yang berintegritas dan jangan pernah lengah dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Kusnali mengajak seluruh jajaran Ditjenpas Jawa Timur untuk terus memperkuat disiplin, meningkatkan konsistensi pengawasan, serta memastikan setiap tugas dijalankan sesuai SOP. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba dan barang terlarang harus menjadi komitmen berkelanjutan yang diwujudkan melalui kerja nyata demi menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas seluruh lapas serta rutan di Jawa Timur (Dd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *