Dari Grahadi Bergema Tekad Besar: GIAN Jawa Timur dan Pemprov Jatim Satukan Kekuatan Wujudkan Benteng Anti Narkoba Demi Masa Depan Generasi Indonesia

Oplus_131072

Surabaya,–Kabar Nusantara Id Semangat memperkuat perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika kembali digaungkan dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Melalui audiensi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lahir penguatan komitmen untuk membangun sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Jawa Timur yang bersih dari narkoba sekaligus melindungi masa depan generasi muda Indonesia.

Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua DPW GIAN Jawa Timur, Sumidi, S.Sos., CPP., C.CPL., bersama Wakil Ketua Hadi Susanto, S.Sos., CPP., C.CPL., dan diterima langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Pertemuan juga dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Timur Eddy Supriyanto, S.STP., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM., M.A.R.S., serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M.

Kehadiran unsur pemerintah dari berbagai bidang menunjukkan bahwa penanggulangan narkotika merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, sektor kesehatan, keluarga, dan seluruh lapisan masyarakat. Sinergi tersebut dipandang sebagai langkah penting dalam menghadapi ancaman narkotika yang berdampak luas terhadap kesehatan, keamanan sosial, dan kualitas sumber daya manusia.

Dalam audiensi tersebut, DPW GIAN Jawa Timur menyampaikan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui berbagai program pencegahan yang berorientasi pada edukasi, penyuluhan, sosialisasi, pembinaan keluarga, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan jaringan relawan anti narkoba. Berbagai langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan gerakan pencegahan hingga ke sekolah, perguruan tinggi, lingkungan kerja, komunitas, dan masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur.

Ketua DPW GIAN Jawa Timur, Sumidi, S.Sos., CPP., C.CPL., menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius terhadap masa depan bangsa karena dapat merusak kualitas sumber daya manusia serta menghambat lahirnya generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Menurutnya, keberhasilan memerangi narkoba tidak dapat dicapai oleh satu institusi saja, melainkan harus diwujudkan melalui kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, tokoh agama, dunia usaha, media, hingga keluarga sebagai benteng pertama dalam pembentukan karakter generasi muda.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPW GIAN Jawa Timur, Hadi Susanto, S.Sos., CPP., C.CPL., menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat sejak dini mengenai bahaya narkotika. Ia menilai bahwa pendidikan karakter, penguatan literasi, dan keterlibatan aktif masyarakat merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang tangguh terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.

Pertemuan di Grahadi juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi guna menyelaraskan langkah strategis antarperangkat daerah dan organisasi masyarakat dalam memperkuat kebijakan pencegahan. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi program yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan dalam membangun budaya hidup sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika.

Semangat “Tolak Narkoba, Selamatkan Generasi, Bersinergi Membangun Negeri” menjadi pesan utama yang mewarnai jalannya audiensi. Seluruh peserta menegaskan tekad bersama untuk memperkuat gerakan kolektif dalam mendukung terwujudnya Jawa Timur Bersih Narkoba melalui langkah-langkah preventif yang melibatkan seluruh komponen bangsa.

Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi yang lebih luas antara DPW GIAN Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan program-program nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat. Dengan sinergi yang terus diperkuat, Jawa Timur diharapkan mampu menjadi daerah yang memiliki ketahanan sosial tinggi terhadap ancaman narkotika serta melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi pilar utama pembangunan Indonesia di masa depan (Dd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *